PENINGKATAN penyebaran Covid-19 akhir-akhir ini telah dilakukan langkah penanganan dengan diberlakukannya PPKM Darurat di Jawa Bali.
Dampak dari pemberlakuan PPKM Darurat tentu sangat dirasakan oleh masyarakat baik secara ekonomi, kesehatan maupun sosial. Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak maka hari ini dilaksanakan launching bantuan beras dari pemerintah yang dilaksanakan oleh Panglima TNI dan Kapolri dengan diikuti oleh Polda dan Polres se Jawa dan Bali.
Kabid Humas Polda D.I.Yogyakarta
Kombes Pol Yuliyanto, menyampaikan, bahwa sore ini Wakapolda DIY Brigjen Pol R. Slamet Santoso, melaunching dan melepas bantuan sosial berupa paket sembako yang akan didistribusikan kepada masyarakat yang terkena dampak pemberlakuan PPKM Darurat.
Dalam sambutannya Wakapolda menyampaikan, Polda DIY akan menyalurkan bantuan beras dari pemerintah dalam hal ini dari Menko Maritim dan Investasi.
“Jumlah yang disalurkan melalui Polda DIY adalah 60 ton yang selanjutnya akan didistribusikan oleh Polres, Polresta masing-masing 10 ton dan sisanya akan didistribusikan oleh Dit Binmas Polda DIY,” ujarnya Jumat 16 Juli 2021.
Sasaran baksos, lanjutnya, adalah kaum duafa dan masyarakat yang Terdampak Covid-19. Selanjutnya pemerintah melalui Mensesneg akan memberikan bantuan beras lagi sebanyak 15 ton.
Di akhir sambutannya Jenderal bintang satu ini berharap bantuan beras ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19.
Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polda DIY, Kapolresta/Kapolres jajaran Polda DIY dan perwakilan masyarakat penerima bantuan.
Sebelum melepas bantuan sosial ke wilayah Polres jajaran Polda DIY, terlebih dahulu Wakapolda DIY secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada perwakilan komunitas pedagang angkringan, ojek online, tunanetra dan buruh gendong.
Yuliyanto menambahkan, kedepan masih ada beberapa ton beras dari pemerintah yang akan kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak Covid 19 selama PPKM Darurat.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa mengurangi beban masyarakat,” pungkasnya. (jas/lia)
Discussion about this post