SEKITAR 65 orang pasien Covid-19 di isolasi terpusat GOR Gelarsena, Klaten, Jawa Tengah berbaris berjarak di atas balkon lantai dua. Sambil menikmati sinar mentari pagi yang hangat sekitar pukul 08.00 WIB, mereka berlatih senam pernafasan layaknya yoga atau meditasi.
Bersama tiga instruktur senam pernafasan dari perguruan pencak silat bela diri tangan kosong Merpati Putih asuhan Muh Nasir, para pasien isoman tersebut diajak mengatur olah nafas untuk memaksimalkan oksigen dalam tubuh sehingga mempercepat proses penyembuhan.
“Kami mendapat jadwal Rabu dan Minggu setiap pagi untuk melatih senam pernafasan para pasien Covid yang isoman. Jadi cara bernafasnya yang diatur, ditambah gerakan tangan yang terstruktur. Manfaatnya ada relaksasi sehingga muncul kesegaran, kebugaran, ketenangan dan keyakinan yang kuat untuk sembuh,” jelas Nasir saat dikonfirmasi Kamis (5/8/2021).
Dijelaskannya, gerakan senam pernafasan itu sendiri bermacam-macam. Dari gerakan duduk, berdiri sampai kuda-kuda.
“Istilah saya senam pernafasan itu seperti meditasi. Jadi peserta kita sugesti secara positif, dibangun semangatnya seiring tarikan dan hembusan nafas. Di sini nanti diharapkan muncul ketenangan sehingga daya imun mereka meningkat. Itu salah satu tujuan,” pungkasnya. (jtg/zal)
Discussion about this post