ENAM orang pendaki gunung Merapi yang dikabarkan lost contact sudah berhasil turun dengan selamat. Hal itu ditegaskan Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) provinsi DIY Pipit Eriyanto Senin 1 November 2021.
Dia menjelaskan, menurut keterangan istri salah satu pendaki tersebut sudah turun dengan selamat sejak kemarin.
“Tadi saya sudah komunikasi dengan istri salah satu pendaki dan menyebutkan jika mereka semuanya sudah turun dengan selamat. Hari ini mereka berada disalah satu klinik lantaran ada salah satu pendaki yang luka dibagian kaki karena terjatuh,” ungkap Pipit kepada InilahJogja.com.
Pipit menceritakan, rencananya 6 orang pendaki itu akan naik ke gunung Merapi. Lantaran, jalur pendakian ke gunung Merapi tutup mereka lantas mengalihkan pendakian ke gunung Merbabu.
“Mereka itu rencananya mau naik ke Merapi namun tutup. Lantas 6 pendaki itu naik ke Merbabu. Nah pas di Merbabu mungkin sinyal sulit. Makanya gak bisa dikontak. Mulai disitu keluarga mulai panik,” jelas Pipit.
Intinya, menurut Pipit, 6 orang pendaki gunung itu saat ini sudah turun dengan selamat.
Sebelumnya, salah satu keluarga pendaki gunung Merapi bernama Deny Solikul Gofur mengatakan, jika kakak iparnya yang bernama Wily Prawira Wijaya berpamitan ke keluarga pada Minggu 24 Oktober 2021 lalu untuk mendaki gunung Merapi.
“Kronologinya sdr Wily dan 5 temannya pamit ke keluarga untuk pergi mendaki ke gunung Merapi pada hari Minggu tanggal 24 Oktober 2021 berangkat dari Bekasi, Jawa Barat. Terakhir berkomunikasi pada hari Selasa 26 Oktober 2021 dan sampai hari ini tidak ada berita,” kata Denny. (fat/kil)
Discussion about this post