TIGA anggota kepolisian di Lampung meninggal dunia ditembak saat melakukan penggerebekan lokasi judi sabung ayam.
Ketiganya yakni Kapolsek Negara Batin Way Kanan Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda M. Ghalib Surya Nanta.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya di Jakarta, Senin mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya tiga anggota Polri saat bertugas.
“Polri berduka mendalam atas gugurnya personel-personel terbaiknya dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai abdi masyarakat,” ujarnya.
Sejauh ini, kata dia, Polda Lampung dan Polres Way Kanan telah memberikan bantuan. Pihaknya mengatakan, kepolisian akan mengusut tuntas kasus tersebut.
“Ketiga korban tersebut saat ini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung dalam rangka autopsi dan pengusutan lebih lanjut,” kata Brigjen Pol. Trunoyudo.
Terpisah, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari mengatakan bahwa ketiga korban mengalami luka tembak di bagian kepala yang dilakukan oleh orang tidak dikenal.
Ia menjelaskan bahwa penembakan tersebut terjadi saat 17 personel Polri dari Polres Way Kanan mendatangi tempat sabung ayam.
Ketika berada di tempat kejadian perkara (TKP), langsung ditembaki oleh orang tak dikenal.
“Dari peristiwa tersebut, tiga personel Polri gugur dalam tugas,” katanya.
Usai kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. (fis/gal)