RATUSAN warga bergotong royong mengangkat bangkai truk di kali Boyong Dusun Ngepring, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Sleman, DI Yogyakarta pada Kamis, 3 Februari 2022 sore.
Sebelumnya, 22 truk yang mengambil pasir dari lereng gunung Merapi itu terjebak aliran lahar dingin di kali tersebut.
Penambang pasir di kali Boyong bernama Sujadi mengatakan, sekitar pukul 11:30 WIB hujan terjadi di kawasan tersebut.
“Tiba-tiba lahar dingin dari lereng Merapi datang begitu cepatnya,” jelasnya dilokasi kejadian kepada InilahJogja.com.
Dikatakannya, saat bersamaan, ada truk yang mengalami kerusakan saat jalan menanjak.
“Saat jalan yang menanjak itu truknya mogok. Jadi yang dibawah tidak bisa keatas. Tapi pelan-pelan mereka bisa keatas juga. Ada truk yang mengalami patas as sehingga tidak sempat lari keatas sehingga terjebak aliran kali,” ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Alhamdulillah semuanya selamat. Tidak ada korban jiwa. Hanya dua truk saja yang terjebak,” ungkap Sujadi.
Usai proses evakuasi dua truk di
Ditemui di kali Boyong, Lurah Purwobinagun Heri Swasana mengatakan, ratusan warga terlibat dalam proses evakuasi dua truk yang terkena lahar dingin matetial Merapi tersebut.
“Alhamdulillah proses evakuasi sudah selesai. Sekitar 300 orang dari sopir truk, penambang dan warga bergotong royong melakukan evakuasi,” ungkap Heri.
Ia meminta, para penambang dan sopir truk selalu waspada dengan cuaca ekstrim saat ini.
“Kita minta semua waspada. Bila ada turun cepat naik keatas,” pungkasnya. (yul/kif)